Minggu, 07 Juli 2013

Mom, Mum, Mam: Different words?


Today, i'm protested when one of my friends call me mam, i said that i'm not a mam yet ^_^. But, he said that mam is a summon for a young woman as a honor. Then, because I'm the lady of KEPO, harus tau dong gimana sebenarnya, that's why i tried to find the reason, here it is: 


Source: http://dialectblog.com/2011/04/07/mom-mum-mam/

I’m reading Louisa May Alcott’s Little Women right now. Throughout the book, the March sisters refer to their mother as “marmee.” This looks like an odd term of endearment until you remember that Alcott grew up (and set her book in) Eastern Massachusetts. Given that her accent was probably non-rhotic (i.e. she dropped her r’s), “marmee” is essentially a different way of writing modern-day mommy.
This got me thinking. We have several informal words for “mother” in English: mum (heard in much of England), mom (heard in much of America), and mam (heard in Ireland and Northern England). But are these actually different words, or are they just, in some sense, the same word?
Although “mum,” “mam,” and “mom” read differently, they’re often pronounced in a very similar way. Here’s a comparison of three different dialects, and their “mom” pronunciations (don’t worry if you aren’t proficient in IPA — I’ll explain after):
London: “mum” — [mɐm]
General American: “mom” — [mɑm]
Manchester, UK: “mam” — [mam]

Minggu, 02 Juni 2013

Tetaplah Baik

Tetaplah baik, meski kadang tak direspon baik atau direspon tak baik. (jeje_kind, 2013)
-Hatimu tidak hanya seluas sungai ini-
Sebagai manusia biasa, terkadang kita merasa sangat kecewa ketika kebaikan kita tidak direspon baik atau direspon tidak baik oleh orang lain. Ketidaksesuaian antara harapan dengan kenyataan, that's the reason why a person becomes disappointed. Sayangnya, kita tak bisa memaksakan harapan untuk selalu sesuai dengan kenyataan dan kita juga tidak bisa memaksa orang lain untuk memberikan respon sesuai dengan yang kita inginkan.

Kecewa itu wajar, bahkan sangat wajar, tapi jangan salahkan orang lain. The only one yang harus disalahkan adalah diri kita sendiri. Kenapa harus berharap (respon baik) pada manusia? Berharaplah hanya kepada Allah, yang selalu merespon baik setiap kebaikan. Sebuah hadits dari Abu Hurairah r.a. tentang "kita berjalan, Allah berlari",

Rasullullah SAW bersabda : ”Allah SWT berfirman : ”Aku dengan persangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia berzdikir kepada-Ku, dan Allah SWT lebih sendang dengan taubat seorang manusia dari pada seorang kalian menemukan kembali perbekalanya di pada tandus. Barangsiapa yang mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu lengan, dan barang siapa mendekat kepada-Ku satu lengan maka Aku akan mendekat kepadanya dua lengan, dan jika ia menghapd kepada-Ku dengan berjalan maka Aku menemuinya dengan berlari”. (Hadits diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim)?

Ya, berharap hanya kepada Allah, itu kuncinya. Dan konsekuensi seseorang yang berharap hanya kepada Allah adalah mengikhlaskan setiap respon tidak baik, menggantinya dengan 1001 bahkan lebih prasangka baik. Dan akhirnya, tetaplah baik, apapun yang terjadi :)

Kamis, 16 Mei 2013

My 26-th birthday

Dear Allah,

Thank You for the wonderful life You have Given.My luphly family, thank you for everything, even by saying it not enough to express what I feel. I love you all 
All my dear friends (bapak, ibu, mas, mbak, adek, temen2), without you my life will be a puzzle with missing pieces. I am delightful to find you all along my life journey. I love you all too 
My dear students, thank you for leaving strokes of colors on my life canvas. They made my life colorful and cheerful. An abstract with its own beauty 
Thank you for everyone 

Finally, (again) my special prayers on my birthday...
God, please take away all the sorrow in the people's heart I mentioned above and fill it with joy, love and happiness. Make their life easy and blessed them with miracles, whenever they need it. Please love them like (even more than) they love me.
Aamiin...


Doa ini kuulang untuk yang ketiga kalinya, doa yang sama ketika digit kedua pada bilangan dua puluhan itu masih 4 dan 5. Dua tahun berlalu begitu cepat, and i think i dont do meaningful enough things in my life. Dan aku, belum juga menyempurnakan separuh agama.

Ya, menikah, menjadi istri dan menjadi ibu adalah dambaan setiap wanita. Nikah muda, di umur 23, that's my dream ^_^, tapi takdir membawaku melewati 3 tahun sesudah waktu ideal versiku itu. God's mistery, dan akan indah pada waktunya. Aamiin...

Dear Alloh,

Aku bahagia dikelilingi begitu banyak cinta, family, friends, dan semua orang-orang yang sangat baik.
Just can say Alhamdulillah, thanks for everything :)



Beberapa hadiah cantik (yang sebenernya agak2 nyebelin dan malu2in sih), tapi so sweet dari my dear friends.


A gift from palembang, bener-bener manis :)

A gift from Palembang
(ketika rindu terpisah jarak dan waktu)
Agak nyebelin dan malu2in, hehe, tp bikin terharu juga sih, dari temen2 di utrecht.

A gift from utrechters


Senin, 29 April 2013

Karna aku wanita

Kenapa aku menangis?
Karna aku wanita

Tapi wanita-wanita yang lain tidak menangis? Kamu sedih?

Aku tidak tau

Bagaimana kau bisa menangis untuk suatu sebab yang tidak kau ketahui?

Karna aku wanita

Tapi kenapa?

Aku tidak tau

Karna aku wanita, bisa menangis meski aku tidak tau apa penyebabnya

Cobalah mengerti...

Rabu, 24 April 2013

Paris ~ Brussels Part 1 (Easter 2013)

Merencanakan liburan disela-sela tugas yang menumpuk memang nggak asikk. Survey harga tiket bus, tiket kereta dan nengok harga tiket pesawat jadi aktivitas utama kami. However, the most important thing is that we have to consider suhu-suhu di negara-negara yang rencananya akan kami kunjungi. Small holiday kali ini khusus untuk negara-negara yang (agak) hangat.

Singkat cerita, akhirnya disepakati oleh semua member bahwa tujuan liburan kali ini adalah Utrecht - Brussels - Paris - Utrecht. Langkah pertama, pesen tiket bus online (karena setelah menimbang hal-hal yang perlu dipertimbangkan akhirnya bus menjadi pilihan paling cocok untuk mahasiswa penerima beasiswa yang beasiswanya belum turun). Well done, tiket bus Utrecht-Brussels seharga @20 euro telah terbayarkan. Langkah berikutnya, tiket Brussels-Paris dan Paris-Utrecht. Semua nama, tempat tanggal lahir, nomor paspor sudah diinput, tapi Oh God, tiket hanya bisa dibayar dengan visa atau mastercard, sementara tak satupun dari kami punya kartu visa-mastercard yang sudah aktif internet bankingnya. Asking for help, mas mbak PPI, tapi tak satupun punya mastercard. Keputusannya, NEKADDDDD. Dengan bismillah, kita berangkat, hadapi apa yang harus dihadapi, BERSAMA KITA BISAAAAA.


29 Februari 2013

Friday morning, melanjutkan pencarian tempat-tempat bagus di Brussels, masak2 n packing2. Dengan diawali doa bersama yang dipimpin oleh ketua rombongan, akhirnya pasukan berangkat ke Jabeurslaan, halte busnya eurolines. Sebelum berangkat foto duluuuu. Maaf ya Yoga, kamu nggak ada fi foto ini, mungkin lain kali :)

Di jadwal tertulis 11.15-14.30. Tapi mungkin dikarenakan satu dan lain hal yang saya juga kurang tahu, akhirnya sekitar pukul 4 sore kami sampai di Brussels. Langkah pertama dan terpenting berikutnya adalah beli tiket Brussels-Paris. Berhubung di tempat pemberhentian eurolines ada agen penjualan tiket eurolines, so it's very easy. Brussels-Paris @50 euro. 

Senin, 15 April 2013

Social Network Addiction


"YOU MUST BE STRICT TO YOURSELF"
Sepertinya kalimat ini harus kutuliskan besar2 dan kupasang 5 cm di depan jidat.
Setengah jam sebelum tidur dan setengah jam sesudah subuh, sepertinya itu lebih dari cukup.
Tapi sayang itu hanya berjalan beberapa hari, dan aku kembali ke kebiasaan open facebook every minute every hour everyday.
Berazzamlah wahai diriku, FOKUS FOKUS FOKUS!!!
Apa yang kau cari di layar yang tak pernah sepi, tapi hanya sedikit bagian yang berarti?
Sudahlah, kerjakan tugasmu, tunaikan sholat tepat waktu, giatkan sholat sunnahmu, dll.
ISI HARI DENGAN HAL-HAL YANG MUCH MORE MEANINGFUL.

Bismillahirrohmanirrohim...

Minggu, 07 April 2013

Ridho vs Ego

Semalam bersama Al-Qur'an (April 6, 2013)

Untuk kedua kalinya aku bergabung dengan manusia-manusia pilihan ini, di suatu masjlis yang dinaungi sayap-sayap malaikat.


"Barangsiapa menempuh suatu jalan yang padanya dia mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan dia menempuh jalan dari jalan-jalan (menuju) jannah, dan sesungguhnya para malaikat benar-benar akan meletakkan sayap-sayapnya untuk penuntut ilmu, dan sesungguhnya seorang penuntut ilmu akan dimintakan ampun untuknya oleh makhluk-makhluk Allah yang di langit dan yang di bumi, sampai ikan yang ada di tengah lautan pun memintakan ampun untuknya. Dan sesungguhnya keutamaan seorang yang berilmu atas seorang yang ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan pada malam purnama atas seluruh bintang, dan sesungguhnya ulama adalah pewaris para Nabi, dan para Nabi tidaklah mewariskan dinar ataupun dirham, akan tetapi mereka hanyalah mewariskan ilmu, maka barangsiapa yang mengambilnya maka sungguh dia telah mengambil bagian yang sangat banyak." (HR. Abu Dawud no.3641, At-Tirmidziy no.2683, dan isnadnya hasan, lihat Jaami'ul Ushuul 8/6)


Sudah lama aku tidak menangis karena dosa-dosa, hingga malam ini. Ya, mungkin ego yang terlalu tinggi membuat hatiku nyaris setengah hidup. Ketika kesibukan dunia menyita sebagian besar waktu dan pikiran. Deadline tugas, ketidakharmonisan hubungan dengan sahabat yang menyesakkan dada, hingga aku lupa seharusnya aku bercerita. Facebook, teman2 lain, mereka bisa membuatku merasa melampiaskan emosi, memberikan saran, tapi tidak penyelesaian. Dan akhirnya, You're The One who can overcome all problems. 


Dua hal yang menjadikan keunggulan bagi seorang muslim, salah satu topik yang paling membekas. Syukur dan Sabar. Bersyukur ketika mendapat anugrah dan bersabar ketika mendapat cobaan. Keduanya adalah tanda kasih sayang Allah. Meskipun, sabar jauh lebih tidak mudah untuk dilakukan. Tapi, your heart is the king, manajemen hati yang menentukan berhasil atau tidaknya seorang hamba menghadapi kedua hal ini, ridhoNya yang kita harapkan atau ego yang kita kedepankan. Dan hanya hati yang hanya tertuju pada Sang Pemilik hati, hanya mengharap ridhoNya yang akan memenangkan tantangan ini.


Be patient, Sesungguhnya Alloh bersama kita ^_^